10 Obat Alami ini Biasa Ditanam di Pekarangan

Vat Giong Blog - Indonesia kaya akan tumbuhan berkhasiat bagi kesehatan. Saat ini, banyak orang mulai beralih mengkonsumsi tanaman herbal untuk mencegah dan mengobati penyakit. Perubahan pola konsumsi ini pun diikuti dengan munculnya pola kebiasaan baru, yakni menanam tanaman obat di halaman rumah sendiri. Berikut tanaman obat yang banyak dibudidayakan di pekarangan rumah versi jajak pendapat Litbang KORAN SINDO.

Tanaman Obat
Ilustrasi

1.LIDAH BUAYA
Tanaman yang dalam bahasa latin disebut aloe vera ini memiliki banyak manfaat lantaran mengandung zat-zat seperti asam amino, enzim, mineral dan vitamin. Salah satu manfaatnya adalah membantu menyuburkan rambut. Tak hanya berguna bagi kesuburan rambut, aloe vera juga dijadikan bahan untuk perawatan kecantikan. Cara penanaman dan perawatannya yang mudah, membuat banyak orang tertarik untuk menanam lidah buaya di halaman rumah sendiri.

2. DAUN JARAK
Tanaman ini pada dasarnya merupakan tanaman liar namun sering juga dikembangbiakkan di perkebunan. Memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk melancarkan BAB. Cara mengolah daun jarak ini bisa dikukus, ditumbuk maupun direbus. Selain untuk melancarkan BAB, daun jarak juga bermanfaat untuk mengobati sakit gigi yang berlubang, obat sariawan, serta perut kembung akibat masuk angin.

3. KUMIS KUCING
Tanaman yang termasuk golongan famili lamiaceae ini sering dimanfaatkan para penderita infeksi saluran kemih atau penderita batu ginjal, penyakit encok, asam urat serta sakit pinggang. Cara pengolahannya bisa dilakukan dengan cara merebus daun dan dicampur dengan tanaman-tanaman obat lainnya untuk menambah khasiat. Tak hanya berguna bagi kesehatan, bentuknya yang indah juga membuat Kumis Kucing sering digunakan untuk mempercantik halaman rumah.

4. TEMULAWAK
Tanaman herbal ini adalah tanaman asli dari Indonesia. Temulawak dikenal sebagai tanaman obat atau herbal karena memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh seperti mencegah penyakit hepatitis, menurunkan kolesterol, mengobati demam, serta malaria. Selain memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh, temulawak juga memiliki manfaat untuk kecantikan.

5. JAHE
Tanaman yang masih satu keluarga dengan temulawak ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Jahe akan mengeluarkan bau khas jika ditumbuk. Hal itu menjadi salah satu ciri khas tanaman herbal ini. Jahe dapat mencegah mual saat mabuk perjalanan, meredakan peradangan, dan menghangatkan tubuh saat cuaca dingin. Selain untuk kesehatan, jahe sering digunakan untuk bahan makanan.

6. BELIMBING WULUH
Tanaman ini biasa ditanam di pekarangan rumah untuk dimanfaatkan buahnya. Rasa asam acapkali dimanfaatkan sebagai pelengkap masakan. Selain itu, belimbing wuluh memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tanaman ini berkhasiat mengobati batuk, mengatasi diabetes, mengobati sakit gigi, bahkan mencegah hipertensi.

7. SIRIH
Tanaman merambat ini mempunyai bau khas. Meski demikian, manfaat yang terkandung di dalamnya sangatlah banyak, di antaranya menjaga kesehatan mulut dan gigi. Selain itu, daun sirih juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan wanita seperti mencegah keputihan serta memperlancar haid.

8. DAUN DEWA
Tanaman yang memiliki nama latin gynura divaricata ini merupakan tanaman herbal yang dapat tumbuh hingga setinggi 200 hingga 800 meter. Daun dewa memiliki panjang hingga 20 cm dan dapat berkembang biak dengan stek batang maupun umbi. Daun dewa memiliki banyak manfaat, antara lain mengobati stroke, mengobati kanker, obat radang, rematik, dan lain sebagainya.

9. KUNYIT
Tanaman yang termasuk kedalam golongan jahe-jahean ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Warna alami dari kunyit ini sering dimanfaatkan untuk bahan makanan. Untuk kesehatan, kunyit bermanfaat untuk menurunkan demam, mengobati infeksi pada luka, meringankan rasa sakit saat haid serta menghilangkan bau badan. Kunyit dapat diolah dengan berbagai cara seperti direbus, diparut, atau ditumbuk untuk dijadikan bahan obat maupun masakan.

10. SELEDRI
Tanaman obat ini sering digunakan dalam aneka masakan seperti, bakso, soto, atau sop. Selain baunya yang khas, seledri juga menambah cita rasa dalam masakan dan menambah aroma masakan menjadi lebih sedap. Untuk kecantikan, seledri bisa digunakan untuk menyuburkan rambut. Untuk kesehatan, seledri bermanfaat untuk mengobati rematik, menurunkan kadar kolesterol, mengobati anemia, obat batuk, serta menurunkan darah tinggi. (KORAN SINDO)

0 Response to 10 Obat Alami ini Biasa Ditanam di Pekarangan

Poskan Komentar